Rabu, 20 September 2017

Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin

Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

SENGATAN sinar matahari di wajah dan sekujur badannya menyadarkan Pendekar 212 Wiro Sableng. Perlahan-lahan dia buka kedua matanya tapi serta merta dipicingkan kembali, tak tahan oleh silaunya cahaya matahari. Sambil melindungi matanya dengan tangan kiri Wiro mencoba bangkit dan duduk di tanah.

"Ampun, sekujur tubuhku sakit bukan main. Tulangtulang serasa copot. Kepalaku mendenyut tak karuan. Apa yang terjadi dengan diriku...?" Wiro buka kembali sepasang matanya. Lalu memandang berkeliling. Dia dapatkan dirinya berada di satu kawasan berbatu-batu di kaki sebuah bukit kecil. Pakaiannya kotor bahkan ada robekanrobekan di beberapa tempat. Lengan serta kakinya lecet. Ketika dia meraba kening sebelah kiri ternyata kening itu benjut cukup besar. Di depan sana dia melihat beberapa pohon besar bertumbangan. Semak belukar berserabutan dan bertebaran di mana-mana.

"Kaki bukit batu... Pohon-pohon tumbang... Sunyi. Di mana ini... Bagaimana aku bisa berada di tempat ini?" Wiro kembali memandang berkeliling. Dia coba mengingat-ingat sambil menggaruk kepala. Seperti diceritakan dalam episode
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 17 September 2017

Resep Asinan Buah tanpa Cuka (Repost)


Asinan buah lagii.. Dimakan dingin-dingin dari kulkas, pas cuaca lagi panas, syegeeerr.. Kali ini aku bikin buat program syukuran temen. Resep dasarnya masih setia pake resep yang pernah aku posting duluu. Bedanya, kali ini pake cherry. Mumpung lagi ekspresi dominan dan murah meriah..
Oiya, resep ini aku pembiasaan dari Asinan Buah tanpa Cuka by Mika di postingan Mba Camelia. Silahkan meluncur ke link tersebut untuk lihat resep aslinya yaa.. Klo yang versi aku udah diedit sedemikian rupa menyesuaikan selera dan kantong kami, hihihi.. Alhamdulillah temen-teman pada suka dan selalu laris maniiss

Berikut aku copykan dari postingan aku yang dulu

Asinan Buah Tanpa Cuka

3 cabai merah ukuran agak besar, buang bijinya (boleh ngga dibuang kalo mau lebih pedes)
300 gr gula pasir
3 buah lemon ukuran sedang-besar (bisa diganti jeruk nipis)
200 ml air
2 sdt garam
buah-buahan sesuai selera
>> biasanya aku pakai 1 mangga ukuran sedang-besar, 3-4 buah apel, 1/2 buah nanas dan 1 timun, kali ini plus cherry secukupnya
kacang kering untuk taburan

Cara membuat:
1. Blender cabai. Rebus bersama air dan gula sampai mendidih dan gula larut
2. Saring air rebusan cabai
3. Tambahkan garam dan air perasan jeruk lemon atau nipis.
4. Masukkan buah-buahan.
>> Inapkan di kulkas semalaman, air buah akan keluar dan kuah menjadi 2 sampai 3 kali lipat lebih banyak. Bisa ditambah air kalo kepedesan ato keasinan, tapi balasannya kurang kental airnya. Bisa juga ditambah perasan jeruk lagi kalo kurang asem
5. Sajikan dengan ditaburi kacang di atasnya (opsional)

Note:
-kalo mampu dapet bengkoang, kedondong atau pepaya mengkal lebih mantab lagi. di sini ga ada, klopun ada, mahaaal T_T
-feel free untuk mengurangi takaran gula, garam dan perasan jeruk. mampu diadaptasi selera masing-masing. resep di atas yang paling sedap menurut selera kami ^^
-bisa ditambah cabenya klo mau lebih merah lagi airnya ato mau lebih pedas

Resep Tumpeng Putih: Nasi Uduk (plus resep)


Bismillah..
Ga berasa yaah..tau-tau udah hari ke 5 Ramadhan. Semoga Tuhan menawarkan kelancaran dan fasilitas bagi semua yang menjalankan puasa. Terutama yang sedang berada di belahan bumi utara nih, alasannya yakni sedang kebagian demam isu panas, puasanya lebih panjang. Di Belgia dan sekitarnya kira-kira 19 jam, hohoo.. perjuangan banget euy puasa dimarih. Kalo ga perlu-perlu amat keluar, mending ngadem aja di rumah. Hihi..
Nah, kembali ke topik postingan, kali ini aku mo share pesanan tumpeng yang aku kerjakan beberapa hari sebelum Ramadhan kemarin. Tumpeng ini dipesan sahabat untuk program syukuran kelahiran bayi pertamanya. Ganteengg deh bayinya, blasteran Indo-Romania. Mamanya Indo, papanya dari Romanie. Nama bayinya Vlad..Cakepp yah namanya. Bule bingit..hihihi

Dan 11-12 sama puasa di Belgie, bikin tumpeng ini juga perjuangan bangeett.. Karena partner in crime cook saya, si bundo, lagi sibuk ngerjain kuliner padangnya, jadilah aku single fighter kali ini. Alhamdulillah final juga, meski meleset sedikit dari waktu yang direncanakan. Yang pesen juga puas, katanya tumpengnya cantik, mo disimpen aja ga usah dimakan, wkwkwk..

Sesuai permintaan, tumpengnya dibuat putih. Tapi ini bukan nasi putih biasa lho yaa.. Ini nasi uduk. Karena menggunakan beras thailand, nasi uduknya pulen. Dan tetep mampu dicetak kerucut tumpeng. Saya bikinnya ga pake ribet lho ini, ga pake ngaron ga pake ngukus..yaak, aku pake rice cooker sajah. (bilang aja males :P hihihi ). Hasilnya tetep enak aja kok..kuncinya ya itu tadi, pastikan berasnya bagus supaya kesannya tetep pulen.

Nasi Uduk dengan Rice Cooker

Bahan:
1 kg beras
1 pak santan instan (200 ml)
air secukupnya
2 sdm garam
3 daun salam
2 batang sereh dikeprek

Cara membuat:
1. Cuci bersih beras kemudian letakkan di wadah ricecooker. Masukkan santan, garam, daun salam dan sereh, aduk rata
2. Tambahkan air secukupnya sampai sebanyak air yang biasa digunakan untuk menanak nasi.
3. Pencet 'cook'. Saat matang, segera aduk rata nasi kemudian tutup lagi dan biarkan dalam kondisi 'warm' sampai kurang lebih 10 menit
Siap disajikan

Kurang simpel apalagi cobaaa..yuk cobain. Lumayan buat buka puasa sesekali ^^

Resep Ayam Bakar Kalasan dengan Teflon

Bismillah..
Pas lagi puasa-puasa gini, enaknya memang meransum makanan cepat saji. Kamsudnya bukan hasil beli di resto fastfood yaa. Tapi maksudnya yakni membuat banyak sekali frozen food untuk disimpan trus dimasak cepat (finishing) sebelum buka atau sahur. Ssalah satunya ya ayam bakar kalasan ini. Ayam diungkep dalam jumlah banyak, kemudian distok di kulkas atau freezer. Ketika akan dihidangkan, tinggal dithawing kemudian dibakar atau juga mampu digoreng. Kalau mau mampu juga saat dibakar diolesi sambal, jadilah ayam bakar pedes. Praktis..

Kali ini aku pilih bikin ayam bakar saja. Untuk lebih praktisnya lagi, aku bakar pake teflon. Teflon dioles sedikit minyak, kemudian dipanaskan sampai benar-benar panas, siap deh buat bakar ayam. Mirip grill kali yah..
Rasanya seolah-olah sama yang dibakar beneran kok, anyir asepnya juga udah mirip-mirip..
Tapi tentunya lebih sedap yang dibakar beneran yaa.. Tapi kan ga mungkin sahur-sahur mbakar ayam beneran toh, jadi kembali lagi, pilihannya ya ayam bakar teflon *maksaa deh* hihihi..


Dan satu lagii, ini ayam bakar kalasan wannabe yah lebih tepatnya. Karena ayam bakar kalasan atau ayam goreng kalasan yang asli menggunakan ayam kampung. Untuk mengungkepnya juga menggunakan air kelapa. Tapii berhubung kedua item tadi agak susah ditemui disini, aku ganti air kelapa dengan santan dan ayam kampungnya aku ganti dengan ayam potong biasa..

Ayam Bakar Kalasan

Bahan
1 ekor ayam (kurang lebih 1,3 kg)
2 cm lengkuas
1 batang sereh, dikeprek
300 ml air santan (dengan kekentalan encer atau sedang)
7 sdm kecap manis

Bumbu Halus
8 bawang merah
5 siung bawang putih
4 kemiri, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
2 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt merica

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus dan lengkuas + sereh sampai harum dan matang. Masukkan ayam, bolak balik sampai berubah warna
2. Tambahkan santan dan kecap manis, aduk rata. Masak sampai ayam matang. (saya biasa pake api sedang selama 35-45 menit)
3. Bakar di atas teflon dengan api besar, bolak balik sampai tingkat kegosongan yang diinginkan :P

Sajikan dengan sambal dan lalap..Selamat mencoba ^^

Sabtu, 16 September 2017

Resep Menu 1 Ramadhan

Jangan Putih: Irisan buncis dan tempe yang dibuat sayur bumbu iris dengan kuah santan
Bismillah..
Udah hari ke 6 Ramadhan, postingannya kok menu 1 Ramadhan. Heheu, telat bangeet.. Gapapa lah ya, daripada fotonya disimpen sendiri. Buat catetan resep aku sendiri juga, alasannya yakni beberapa ada resep yang belum tercatat disini. Dan sebelomnya maap bin sorry, poto-potonya kurang bagus, terlalu grainy. Mohon dimaklumkan yah, amatir moto amatir ngedit :P

Yasud.. mari kita pribadi meluncur ke resep saja yuuk..

Jangan Putih: Buncis & Tempe

Bahan
150 gr buncis, iris serong
1/4 papan tempe, potong kotak, goreng sebentar
2 bawang merah, iris tipis
1 bawang putih, iris tipis
1 cabe merah besar, iris serong
1 cabe hijau besar, iris serong
+/- 300 ml santan

Cara membuat
1. Tumis duo bawang sampai harum, masukkan duo cabe, masuk sampai layu.
2. Tambahkan buncis dan tempe, tumis sebentar. Tambahkan santan. Didihkan, terus masak sampai kuah agak menyusut dan bumbu menyerap. Angkat

Tempe Mendoan jadi-jadian
Tempe Mendoan

Bahan
1/4 papan tempe, iris tipis
1 daun bawang, iris tipis
1 bawang putih, haluskan
tepung terigu secukupnya
air secukupnya
1/2 sdt garam
merica secukupnya
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Campurkan semua materi kecuali tempe, aduk sampai rata. Celupkan tempe ke dalam adonan, kemudian goreng dalam minyak panas sampai kecoklatan.
Angkat, sajikan dengan sambal kecap

Note: aslinya tempe mendoan agak basah, tapi alasannya yakni kami lebih suka agak kering, aku goreng agak lama agar jadi lebih crispy 
Bakso ayam
Nhaah, kalo bakso ayam ini dapet beli, hihihi.. Alhamdulillah ada yang jual di boucherie halal di deket rumah. Teksturnya ga kenyal kaya bakso di indo sih, tapi takpapalah. Soalnya udah pengen banget tapi ga keburu lagi bikin bakso sendiri. Kuahnya aku bikin pake kaldu tulang sapi. Resepnya aku sudah pernah share di sini ya..

Selamat mencoba ^^

Resep Menu 2 Ramadhan


Bismillah..
Ini ceritanya ngerapel postingan. Meskipun udah bau mudahan mampu bermanfaat yah. Kali ini mau share yang aku masak untuk takjil hari 2 Ramadhan lalu. Masakan yang super simpel bin cepet. Saya bikin takjil populer sepanjang masa favorit saya, kolak. Pengennya sih kolak pisang..tapii pisangnya ora ono. Adanya stok ubi merahnya bébé Hannah. [Nyomot satu yaa, Hannah.. :D ]

Karena si ayah ga doyan kolak, aku juga bikin takjil gurih asinnya juga. Kali ini aku pilih mie goreng, favorit ayah dan anak-anak. Resep mie goreng pernah aku share disini yaa. Bedanya, kali ini aku ga pake bok coy, tapi aku ganti sawi putih. Pemakaian kecapnya juga lebih sedikit. Sisanya mah sama..
Oh ya, tentu saja teh manis anget ga boleh bolos untuk hidangan buka puasa :)

Kolak Ubi Merah

Bahan
1 buah ubi merah (200-300 gr), potong dadu
25 gr gula jawa (atau sesuai selera)
2 sdm gula pasir
300 ml santan
1/2 sdt garam
daun pandan, jikalau suka

Cara membuat:
Diihkan santan bersama daun pandan. Masukkan ubi dan gula. Masak sampai empuk. Sajikan

Note: gula jawa dan gula pasir mampu diubahsuaikan dengan tingkat kemanisan yang disuka ya

Selamat mencoba ^^





Resep ultimate treat: Chocolate Cake with Chocolate Ganache (no mixer!)



Bismillah..
Cake coklat ini aku bikin kemarin lusa malem tapi gres dikasih topping kemaren pagi. Alhasil, sampe kemaren mule nulis postingan ini belom nyicip sebab masih harus tunggu buka, huhu.. Tapi ga usah nunggu testimoni saya, dari penampakannya udah keliatan kok cake ini syedap, nyoklaat dan lumer di mulut. 2 krucil aku juga bilang enak bangett (iyak, mereka buka duluan :p). Dari teksturnya cake ini tampak moist, dense tapi lembut.



Resepnya sendiri terinspirasi dari postingan di blog two peas & their pod, Chocolate Sour Cream Bundt Cake. Go to their site, the pics are gorgeous! Nampak moist dan nyoklaaat.. Bikin pengen nyaplok :D
Kembali ke resep cake, aku modifikasi sesuai dengan selera dan bahan-bahan di rumah. Dan alat juga. Ini mustinya kan sesuai judulnya yah, pake bundt pan. Berhubung ga ada, aku pakai round pan alias loyang bulat. Saya juga ganti lemaknya dari 100% butter jadi 50:50 butter dan minyak sayur. Karena agak ngeri2 sedaap gitu mo pake 200 gr lebih butter di satu cake. Dan selain lebih sehat, minyak kan lebih irit (pelit :p). Dan menyerupai biasa ya, aku pakai sour cream homemade. Cek resepnya di bawah..
Corn syrup di glaze/ganache-nya juga aku skip (karena ga ada), kemudian aku tambah butter sebagai gantinya supaya tetap mengkilat.
Oh ya, ga perlu ngeluarin mikser lhoo bikinnya. Cukup whisk aja :D



Ultimate Treat: Chocolate Cake with Chocolate Ganache
adapted from Two Peas and Their Pod
RALAT:
punteeen sebelumnya aku salah tulis ukuran air yang digunakan (sebelumnya 120 ml air)

Bahan
110 gr butter (mentega) tawar
120 ml minyak sayur
35 gr coklat abu (saya pake Vanhouten)
240 ml air
1 sdt garam kosher atau 1/2 sdt garam biasa

260 gr tepung terigu
350 gr gula pasir (bisa dikurangi)
1 1/2 sdt baking soda
1 sdt vanilla extract
2 telur ukuran besar
120 ml sour cream*

*) home made 120 ml sour cream = 120 ml cup heavy cream (30 % atau lebih) + 1/2 sdm air perasan lemon/nipis, biarkan di suhu ruang/hangat selama 15 menit, aduk hingga mengental. Siap dipakai.
Sour cream juga mampu diganti plain yoghurt/ yoghurt tawar

Cara membuat
1. Preheat oven 180 C. Olesi loyang bundar diameter 18 cm dengan butter dan alasi kertas roti
2. Campur dan masak 5 materi pertama di atas api sedang hingga butter meleleh dan semua materi tercampur rata. Angkat dan sisihkan
3. Campur tepung terigu, gula pasir dan baking soda. Tuangi dengan separuh adonan butter leleh, aduk. Adonan akan kental. Tuangi lagi sisa adonan butter. Aduk lagi hingga rata
4. Masukkan telur satu persatu dan aduk rata tiap kali dimasukkan. Campurkan vanilla
5. Masukkan sour cream, aduk hingga asal rata
6. Panggang selama kurang lebih 45 menit atau hingga tusuk gigi dimasukkan di tengah cake keluar bersih.
Dinginkan dalam loyang selama 10 menit sebelum dpindahkan ke rak kawat. Biarkan benar-benar masbodoh sebelum dituangi ganache


Chocolate Ganache

Bahan
110 gr coklat masak, cincang
100 gr butter
120 ml fresh cream ato heavy cream
1 1/2 sdt gula pasir

Cara membuat:
1. Panaskan heavy cream, butter dan gula pasir hingga gula larut dan butter meleleh
2. Tuangkan ke coklat cincang. Aduk hingga coklat meleleh dan adonan menjadi smooth dan glossy

Terakheeer, tuangkan semua ganache ke atas cake sempurna di tengahnya. Biarkan ganache mbleber ke adegan samping cake dengan indahnya ;)
Ingaaat, pastikan cakenya sudah benar-benar masbodoh dulu yaa. Lastly, segera sajikan..


Update:
Semalem temen-temen pada bukber disini. Testimoninya, cakenya enak bangeeeet.. Alhamdulillah :) Menurut aku juga sama. Penggunaan sour cream membuat cake ini moiiist, super nyoklaaat dan lumer di mulut. Tambahan garem memperkuat citarasa coklatnya. Dan dengan mengganti sebagian butter dengan minyak sayur membuat cake ini jadi lebih light. Endeusslah pokoknya.. Ati-ati..puasa-puasa kok timbangan malah makin berat ke kanan >.< :D

Selamat mencoba^^