Rabu, 20 September 2017

Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin

Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1WIRO SABLENG

Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212

Karya: Bastian Tito

Episode : PETUALANGAN WIRO DI LATANAHSILAM

SENGATAN sinar matahari di wajah dan sekujur badannya menyadarkan Pendekar 212 Wiro Sableng. Perlahan-lahan dia buka kedua matanya tapi serta merta dipicingkan kembali, tak tahan oleh silaunya cahaya matahari. Sambil melindungi matanya dengan tangan kiri Wiro mencoba bangkit dan duduk di tanah.

"Ampun, sekujur tubuhku sakit bukan main. Tulangtulang serasa copot. Kepalaku mendenyut tak karuan. Apa yang terjadi dengan diriku...?" Wiro buka kembali sepasang matanya. Lalu memandang berkeliling. Dia dapatkan dirinya berada di satu kawasan berbatu-batu di kaki sebuah bukit kecil. Pakaiannya kotor bahkan ada robekanrobekan di beberapa tempat. Lengan serta kakinya lecet. Ketika dia meraba kening sebelah kiri ternyata kening itu benjut cukup besar. Di depan sana dia melihat beberapa pohon besar bertumbangan. Semak belukar berserabutan dan bertebaran di mana-mana.

"Kaki bukit batu... Pohon-pohon tumbang... Sunyi. Di mana ini... Bagaimana aku bisa berada di tempat ini?" Wiro kembali memandang berkeliling. Dia coba mengingat-ingat sambil menggaruk kepala. Seperti diceritakan dalam episode
... baca selengkapnya di Wiro Sableng #116 : Hantu Selaksa Angin Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Minggu, 17 September 2017

Resep Asinan Buah tanpa Cuka (Repost)


Asinan buah lagii.. Dimakan dingin-dingin dari kulkas, pas cuaca lagi panas, syegeeerr.. Kali ini aku bikin buat program syukuran temen. Resep dasarnya masih setia pake resep yang pernah aku posting duluu. Bedanya, kali ini pake cherry. Mumpung lagi ekspresi dominan dan murah meriah..
Oiya, resep ini aku pembiasaan dari Asinan Buah tanpa Cuka by Mika di postingan Mba Camelia. Silahkan meluncur ke link tersebut untuk lihat resep aslinya yaa.. Klo yang versi aku udah diedit sedemikian rupa menyesuaikan selera dan kantong kami, hihihi.. Alhamdulillah temen-teman pada suka dan selalu laris maniiss

Berikut aku copykan dari postingan aku yang dulu

Asinan Buah Tanpa Cuka

3 cabai merah ukuran agak besar, buang bijinya (boleh ngga dibuang kalo mau lebih pedes)
300 gr gula pasir
3 buah lemon ukuran sedang-besar (bisa diganti jeruk nipis)
200 ml air
2 sdt garam
buah-buahan sesuai selera
>> biasanya aku pakai 1 mangga ukuran sedang-besar, 3-4 buah apel, 1/2 buah nanas dan 1 timun, kali ini plus cherry secukupnya
kacang kering untuk taburan

Cara membuat:
1. Blender cabai. Rebus bersama air dan gula sampai mendidih dan gula larut
2. Saring air rebusan cabai
3. Tambahkan garam dan air perasan jeruk lemon atau nipis.
4. Masukkan buah-buahan.
>> Inapkan di kulkas semalaman, air buah akan keluar dan kuah menjadi 2 sampai 3 kali lipat lebih banyak. Bisa ditambah air kalo kepedesan ato keasinan, tapi balasannya kurang kental airnya. Bisa juga ditambah perasan jeruk lagi kalo kurang asem
5. Sajikan dengan ditaburi kacang di atasnya (opsional)

Note:
-kalo mampu dapet bengkoang, kedondong atau pepaya mengkal lebih mantab lagi. di sini ga ada, klopun ada, mahaaal T_T
-feel free untuk mengurangi takaran gula, garam dan perasan jeruk. mampu diadaptasi selera masing-masing. resep di atas yang paling sedap menurut selera kami ^^
-bisa ditambah cabenya klo mau lebih merah lagi airnya ato mau lebih pedas

Resep Tumpeng Putih: Nasi Uduk (plus resep)


Bismillah..
Ga berasa yaah..tau-tau udah hari ke 5 Ramadhan. Semoga Tuhan menawarkan kelancaran dan fasilitas bagi semua yang menjalankan puasa. Terutama yang sedang berada di belahan bumi utara nih, alasannya yakni sedang kebagian demam isu panas, puasanya lebih panjang. Di Belgia dan sekitarnya kira-kira 19 jam, hohoo.. perjuangan banget euy puasa dimarih. Kalo ga perlu-perlu amat keluar, mending ngadem aja di rumah. Hihi..
Nah, kembali ke topik postingan, kali ini aku mo share pesanan tumpeng yang aku kerjakan beberapa hari sebelum Ramadhan kemarin. Tumpeng ini dipesan sahabat untuk program syukuran kelahiran bayi pertamanya. Ganteengg deh bayinya, blasteran Indo-Romania. Mamanya Indo, papanya dari Romanie. Nama bayinya Vlad..Cakepp yah namanya. Bule bingit..hihihi

Dan 11-12 sama puasa di Belgie, bikin tumpeng ini juga perjuangan bangeett.. Karena partner in crime cook saya, si bundo, lagi sibuk ngerjain kuliner padangnya, jadilah aku single fighter kali ini. Alhamdulillah final juga, meski meleset sedikit dari waktu yang direncanakan. Yang pesen juga puas, katanya tumpengnya cantik, mo disimpen aja ga usah dimakan, wkwkwk..

Sesuai permintaan, tumpengnya dibuat putih. Tapi ini bukan nasi putih biasa lho yaa.. Ini nasi uduk. Karena menggunakan beras thailand, nasi uduknya pulen. Dan tetep mampu dicetak kerucut tumpeng. Saya bikinnya ga pake ribet lho ini, ga pake ngaron ga pake ngukus..yaak, aku pake rice cooker sajah. (bilang aja males :P hihihi ). Hasilnya tetep enak aja kok..kuncinya ya itu tadi, pastikan berasnya bagus supaya kesannya tetep pulen.

Nasi Uduk dengan Rice Cooker

Bahan:
1 kg beras
1 pak santan instan (200 ml)
air secukupnya
2 sdm garam
3 daun salam
2 batang sereh dikeprek

Cara membuat:
1. Cuci bersih beras kemudian letakkan di wadah ricecooker. Masukkan santan, garam, daun salam dan sereh, aduk rata
2. Tambahkan air secukupnya sampai sebanyak air yang biasa digunakan untuk menanak nasi.
3. Pencet 'cook'. Saat matang, segera aduk rata nasi kemudian tutup lagi dan biarkan dalam kondisi 'warm' sampai kurang lebih 10 menit
Siap disajikan

Kurang simpel apalagi cobaaa..yuk cobain. Lumayan buat buka puasa sesekali ^^

Resep Ayam Bakar Kalasan dengan Teflon

Bismillah..
Pas lagi puasa-puasa gini, enaknya memang meransum makanan cepat saji. Kamsudnya bukan hasil beli di resto fastfood yaa. Tapi maksudnya yakni membuat banyak sekali frozen food untuk disimpan trus dimasak cepat (finishing) sebelum buka atau sahur. Ssalah satunya ya ayam bakar kalasan ini. Ayam diungkep dalam jumlah banyak, kemudian distok di kulkas atau freezer. Ketika akan dihidangkan, tinggal dithawing kemudian dibakar atau juga mampu digoreng. Kalau mau mampu juga saat dibakar diolesi sambal, jadilah ayam bakar pedes. Praktis..

Kali ini aku pilih bikin ayam bakar saja. Untuk lebih praktisnya lagi, aku bakar pake teflon. Teflon dioles sedikit minyak, kemudian dipanaskan sampai benar-benar panas, siap deh buat bakar ayam. Mirip grill kali yah..
Rasanya seolah-olah sama yang dibakar beneran kok, anyir asepnya juga udah mirip-mirip..
Tapi tentunya lebih sedap yang dibakar beneran yaa.. Tapi kan ga mungkin sahur-sahur mbakar ayam beneran toh, jadi kembali lagi, pilihannya ya ayam bakar teflon *maksaa deh* hihihi..


Dan satu lagii, ini ayam bakar kalasan wannabe yah lebih tepatnya. Karena ayam bakar kalasan atau ayam goreng kalasan yang asli menggunakan ayam kampung. Untuk mengungkepnya juga menggunakan air kelapa. Tapii berhubung kedua item tadi agak susah ditemui disini, aku ganti air kelapa dengan santan dan ayam kampungnya aku ganti dengan ayam potong biasa..

Ayam Bakar Kalasan

Bahan
1 ekor ayam (kurang lebih 1,3 kg)
2 cm lengkuas
1 batang sereh, dikeprek
300 ml air santan (dengan kekentalan encer atau sedang)
7 sdm kecap manis

Bumbu Halus
8 bawang merah
5 siung bawang putih
4 kemiri, sangrai
2 sdt ketumbar, sangrai
2 sdt garam
1 sdt gula
1 sdt merica

Cara membuat:
1. Tumis bumbu halus dan lengkuas + sereh sampai harum dan matang. Masukkan ayam, bolak balik sampai berubah warna
2. Tambahkan santan dan kecap manis, aduk rata. Masak sampai ayam matang. (saya biasa pake api sedang selama 35-45 menit)
3. Bakar di atas teflon dengan api besar, bolak balik sampai tingkat kegosongan yang diinginkan :P

Sajikan dengan sambal dan lalap..Selamat mencoba ^^

Sabtu, 16 September 2017

Resep Menu 1 Ramadhan

Jangan Putih: Irisan buncis dan tempe yang dibuat sayur bumbu iris dengan kuah santan
Bismillah..
Udah hari ke 6 Ramadhan, postingannya kok menu 1 Ramadhan. Heheu, telat bangeet.. Gapapa lah ya, daripada fotonya disimpen sendiri. Buat catetan resep aku sendiri juga, alasannya yakni beberapa ada resep yang belum tercatat disini. Dan sebelomnya maap bin sorry, poto-potonya kurang bagus, terlalu grainy. Mohon dimaklumkan yah, amatir moto amatir ngedit :P

Yasud.. mari kita pribadi meluncur ke resep saja yuuk..

Jangan Putih: Buncis & Tempe

Bahan
150 gr buncis, iris serong
1/4 papan tempe, potong kotak, goreng sebentar
2 bawang merah, iris tipis
1 bawang putih, iris tipis
1 cabe merah besar, iris serong
1 cabe hijau besar, iris serong
+/- 300 ml santan

Cara membuat
1. Tumis duo bawang sampai harum, masukkan duo cabe, masuk sampai layu.
2. Tambahkan buncis dan tempe, tumis sebentar. Tambahkan santan. Didihkan, terus masak sampai kuah agak menyusut dan bumbu menyerap. Angkat

Tempe Mendoan jadi-jadian
Tempe Mendoan

Bahan
1/4 papan tempe, iris tipis
1 daun bawang, iris tipis
1 bawang putih, haluskan
tepung terigu secukupnya
air secukupnya
1/2 sdt garam
merica secukupnya
minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Campurkan semua materi kecuali tempe, aduk sampai rata. Celupkan tempe ke dalam adonan, kemudian goreng dalam minyak panas sampai kecoklatan.
Angkat, sajikan dengan sambal kecap

Note: aslinya tempe mendoan agak basah, tapi alasannya yakni kami lebih suka agak kering, aku goreng agak lama agar jadi lebih crispy 
Bakso ayam
Nhaah, kalo bakso ayam ini dapet beli, hihihi.. Alhamdulillah ada yang jual di boucherie halal di deket rumah. Teksturnya ga kenyal kaya bakso di indo sih, tapi takpapalah. Soalnya udah pengen banget tapi ga keburu lagi bikin bakso sendiri. Kuahnya aku bikin pake kaldu tulang sapi. Resepnya aku sudah pernah share di sini ya..

Selamat mencoba ^^

Resep Menu 2 Ramadhan


Bismillah..
Ini ceritanya ngerapel postingan. Meskipun udah bau mudahan mampu bermanfaat yah. Kali ini mau share yang aku masak untuk takjil hari 2 Ramadhan lalu. Masakan yang super simpel bin cepet. Saya bikin takjil populer sepanjang masa favorit saya, kolak. Pengennya sih kolak pisang..tapii pisangnya ora ono. Adanya stok ubi merahnya bébé Hannah. [Nyomot satu yaa, Hannah.. :D ]

Karena si ayah ga doyan kolak, aku juga bikin takjil gurih asinnya juga. Kali ini aku pilih mie goreng, favorit ayah dan anak-anak. Resep mie goreng pernah aku share disini yaa. Bedanya, kali ini aku ga pake bok coy, tapi aku ganti sawi putih. Pemakaian kecapnya juga lebih sedikit. Sisanya mah sama..
Oh ya, tentu saja teh manis anget ga boleh bolos untuk hidangan buka puasa :)

Kolak Ubi Merah

Bahan
1 buah ubi merah (200-300 gr), potong dadu
25 gr gula jawa (atau sesuai selera)
2 sdm gula pasir
300 ml santan
1/2 sdt garam
daun pandan, jikalau suka

Cara membuat:
Diihkan santan bersama daun pandan. Masukkan ubi dan gula. Masak sampai empuk. Sajikan

Note: gula jawa dan gula pasir mampu diubahsuaikan dengan tingkat kemanisan yang disuka ya

Selamat mencoba ^^





Resep ultimate treat: Chocolate Cake with Chocolate Ganache (no mixer!)



Bismillah..
Cake coklat ini aku bikin kemarin lusa malem tapi gres dikasih topping kemaren pagi. Alhasil, sampe kemaren mule nulis postingan ini belom nyicip sebab masih harus tunggu buka, huhu.. Tapi ga usah nunggu testimoni saya, dari penampakannya udah keliatan kok cake ini syedap, nyoklaat dan lumer di mulut. 2 krucil aku juga bilang enak bangett (iyak, mereka buka duluan :p). Dari teksturnya cake ini tampak moist, dense tapi lembut.



Resepnya sendiri terinspirasi dari postingan di blog two peas & their podChocolate Sour Cream Bundt Cake. Go to their site, the pics are gorgeous! Nampak moist dan nyoklaaat.. Bikin pengen nyaplok :D
Kembali ke resep cake, aku modifikasi sesuai dengan selera dan bahan-bahan di rumah. Dan alat juga. Ini mustinya kan sesuai judulnya yah, pake bundt pan. Berhubung ga ada, aku pakai round pan alias loyang bulat. Saya juga ganti lemaknya dari 100% butter jadi 50:50 butter dan minyak sayur. Karena agak ngeri2 sedaap gitu mo pake 200 gr lebih butter di satu cake. Dan selain lebih sehat, minyak kan lebih irit (pelit :p). Dan menyerupai biasa ya, aku pakai sour cream homemade. Cek resepnya di bawah..
Corn syrup di glaze/ganache-nya juga aku skip (karena ga ada), kemudian aku tambah butter sebagai gantinya supaya tetap mengkilat.
Oh ya, ga perlu ngeluarin mikser lhoo bikinnya. Cukup whisk aja :D



Ultimate Treat: Chocolate Cake with Chocolate Ganache
adapted from Two Peas and Their Pod
RALAT:
punteeen sebelumnya aku salah tulis ukuran air yang digunakan (sebelumnya 120 ml air)

Bahan
110 gr butter (mentega) tawar
120 ml minyak sayur
35 gr coklat abu (saya pake Vanhouten)
240 ml air
1 sdt garam kosher atau 1/2 sdt garam biasa

260 gr tepung terigu
350 gr gula pasir (bisa dikurangi)
1 1/2 sdt baking soda
1 sdt vanilla extract
2 telur ukuran besar
120 ml sour cream*

*) home made 120 ml sour cream = 120 ml cup heavy cream (30 % atau lebih) + 1/2 sdm air perasan lemon/nipis, biarkan di suhu ruang/hangat selama 15 menit, aduk hingga mengental. Siap dipakai.
Sour cream juga mampu diganti plain yoghurt/ yoghurt tawar

Cara membuat
1. Preheat oven 180 C. Olesi loyang bundar diameter 18 cm dengan butter dan alasi kertas roti
2. Campur dan masak 5 materi pertama di atas api sedang hingga butter meleleh dan semua materi tercampur rata. Angkat dan sisihkan
3. Campur tepung terigu, gula pasir dan baking soda. Tuangi dengan separuh adonan butter leleh, aduk. Adonan akan kental. Tuangi lagi sisa adonan butter. Aduk lagi hingga rata
4. Masukkan telur satu persatu dan aduk rata tiap kali dimasukkan. Campurkan vanilla
5. Masukkan sour cream, aduk hingga asal rata
6. Panggang selama kurang lebih 45 menit atau hingga tusuk gigi dimasukkan di tengah cake keluar bersih.
Dinginkan dalam loyang selama 10 menit sebelum dpindahkan ke rak kawat. Biarkan benar-benar masbodoh sebelum dituangi ganache


Chocolate Ganache

Bahan
110 gr coklat masak, cincang
100 gr butter
120 ml fresh cream ato heavy cream
1 1/2 sdt gula pasir

Cara membuat:
1. Panaskan heavy cream, butter dan gula pasir hingga gula larut dan butter meleleh
2. Tuangkan ke coklat cincang. Aduk hingga coklat meleleh dan adonan menjadi smooth dan glossy

Terakheeer, tuangkan semua ganache ke atas cake sempurna di tengahnya. Biarkan ganache mbleber ke adegan samping cake dengan indahnya ;)
Ingaaat, pastikan cakenya sudah benar-benar masbodoh dulu yaa. Lastly, segera sajikan..


Update:
Semalem temen-temen pada bukber disini. Testimoninya, cakenya enak bangeeeet.. Alhamdulillah :) Menurut aku juga sama. Penggunaan sour cream membuat cake ini moiiist, super nyoklaaat dan lumer di mulut. Tambahan garem memperkuat citarasa coklatnya. Dan dengan mengganti sebagian butter dengan minyak sayur membuat cake ini jadi lebih light. Endeusslah pokoknya.. Ati-ati..puasa-puasa kok timbangan malah makin berat ke kanan >.< :D

Selamat mencoba^^

Resep Sop Buah


Bismillah..
Ceritanya..ngidam banget pengen minuman es pake sirop marjan buat buka puasa. Apalagi liat postingan Es Kopyor nya mommy Ayu. Hadeeuh..pengeenn. Sayangnya disini sirop Marjan langka. Belinya musti pesen dulu, itupun kalo ga keabisan. Beli materi agar-agarnya juga musti ke toko asia besar di Brussels Centraal, aih.. Trus ngobrol ama bundo, eh dikasih resep inih. Makasih banyaak bundo Sari :))

Akhernyaa, terpuaskan dahagaku akan minuman es pake sirop2an. Yeay! Lebay yah? Maklumlah, efek puasa panjang di ekspresi dominan summer :P *ngeles*
Resepnya gampang, tinggal campur air gula dengan susu cair dan komplemen susu kental manis sesuai selera abis itu cemplungin buah-buahan. Kelar deh ^^
Tapi kalo mo detailnya, monggo meluncur ke blog bundo yah.. Silahkan klik disini..
Sop buah versi saya ini cuma pake 4 jenis buah: melon, mangga, alpukat dan cherry. Cherrynya saya banyakin, mumpung lagi ekspresi dominan dan murah meriah disini (1 kilo cuman 3.5 euro!)


 Selamat mencoba ^^

Resep Mengenal Buah-buahan Summer (1): Strawberry


Bismillah..
Mumpung lagi summer nih, puas-puasin menikmati buah-buahan lokal yang cuma ada pas isu terkini panas. Memasuki isu terkini panas, biasanya toko grocery mulai banyak dihiasi the berry family: strawberry, raspberry, blackberry, blueberry. Oh ya, cherry juga tentunya. Itu rak pajangan jadi cantek-canteeek..segerr mata memandangnya. Biasanya selesai isu terkini semi udah mulai banyak, tapi masih agak asem..dan mahal :P. Pas masuk isu terkini panas biasanya makin maniiss..dan lebih murah, tapi makin kesini ntar juga makin asem lagi sih, hehe. Ini sih berdasarkan data empiris pribadi yah. Makara belum tentu pada umumnya begitu

Berry atau beri secara definisi botani yaitu buah berdaging yang dihasilkan dari ovarium tunggal (source:Wiki). Kalau secara definisi ini sih, sebetulnya strawberry ga termasuk keluarga berry yah. Karena strawberry ini ternyata buahnya dari batang yang menebal membentuk mangkok dan menyangga ovarium dari tumbuhan itu sendiri. Makara kenapa dinamakan straw-berry? Entahlah.. :D
Kebun strawberry pertama kali dikembangkan di Perancis. Hingga dikala ini sudah banyak ditanam di banyak sekali benua. Penghasil terbesar sementara ini yaitu US dan Cina. Buah strawberry sudah jamak digunakan untuk perasa dalam produk dairy, menyerupai susu, es krim ataupun yoghurt. Bahkan aromanya dipake juga untuk kosmetik lhoh.. Enak juga dipake ngejuss ato smoothie. Lumayaan bisa buat ngobatin sariawan alasannya yaitu kandungan vit C dan antioksidannya yang tinggi

Strawberry, si Merah Kaya Manfaat

Tumbuhan yang berjulukan latin Fragaria chiloensis L. bisa dijumpai di hampir setiap negara. Strawberry tak hanya bisa dimakan langsung, tapi juga bisa dijadikan penghias cake ataupun materi dasar membuat minuman. Warna merahnya sangat mengagumkan menarik hati alasannya yaitu kandungan pigmen antosianin dan juga antioksidan yang tinggi.

Kalau mendengar kata 'antioksidan', pikiran kita pasti pribadi terbayang akan banyaknya manfaat di balik sebutir buah strawberry ini. Selain antioksidan, strawberry juga mengandung vitamin C yang tak kalah dengan jeruk. asam folat, serat, potasium, serta asam ellagic.

Selain kandungan nutrisi yang tinggi, strawberry juga kaya manfaat loh. Diantaranya yaitu membantu menurunkan kadar kolesterol, mengurangi gejala stroke, mengandung zat anti alergi dan radang, melawan encok dan juga radang sendi. Delapan buah strawberry sehari bisa memenuhi kebutuhan serat harian Anda plus vitamin C yang diharapkan orang cukup umur tiap hari.

Mengkonsumsi buah strawberry secara teratur setiap hari, bisa menghaluskan kulit dan juga mencegah proses penuaan akhir radikal bebas. Kandungan asam ellagic apada strawberry bisa memperlambat kegiatan sel kanker. Selain buahnya, daun buah strawberry ternyata juga tak kalah berguna lho!

Daun strawberry mengandung zat astringent. Zat astringent ini efektif meredakan serangan diare. Dengan meminum tiga sampai empat cangkir air rebusan daun strawberry tiap hari sampai diare reda.

Buah strawberry paling baik dimakan dalam keadaan segar. Apabila sudah diolah biasanya kandungan nutrisinya sudah berkurang. Untuk menyimpan buah ini sebaiknya berhati-hati, alasannya yaitu strawberry bukan buah yang tahan disimpan dalam jangka waktu lama meskipun di dalam lemari es.

source: food.detik.com

Resep Kue Kering: Kastengel Karakter

in to the oven they go..

Bismillah..
Bentar..bentar..ga salah nih?? Haree geneee gres mbikin kudapan manis kering? Kemmane ajee maak? Idulfitri dah lewaaat, haha..
Bukan sodara-sodara..ini mah bikinnya sebelum lebaran kok, dan ketika ini udah ludes juga isi toplesnya :D Cuman beberapa ahad terakhir lagi rempong dan males nulis. Makara aja postingannya pending untuk sekian lama..
Mudah-mudahan tetep bermanfaat yah. Setidaknya buat saya dan keluarga ^^
Ini sebenernya kuker juga awalnya ga niat bikin, tapi alasannya yakni tiap hari liat postingan ibuk-ibuk di fb group yang menampilkan hasil karya kudapan manis keringnya eh lha kok jadi mupeng dan latah juga, hee..
Pengen nyobain yang resep eggless tapi ngga pede alasannya yakni resepnya pake susu bubuk, sedangkan saya ga ada. Akhernya pilihan jatoh lagi pada resep yang udah pernah dicoba taon lalu. Resep Kastengel ala Chef Degan yang berkolaborasi dengan Blue Band.
Hasilnya renyah kres-kres dengan rasa keju yang kentara. Selera saya sih udah pas ama garing renyah dan ngejunya resep ini. Tapi kalo yang seleranya lebih suka kastengel yang super renyah dan lebih garing lagi, resep eggless kastengel mbak Ricke sepertinya layak dicoba..
Baiklah..mari kembali ke kisah kastengel saya :D Sebenernya saya pinginnya bikin kudapan manis kering versi original. Dalam hal bentuk kamsudnya.. Maunya kalo kastengel ya kotak-kotak panjang gitu..trus kudapan manis putri salju ya bentuknya bulan sabit gitu. Sayangnya cari cetakannya ga nemu. Mau dibentuk manual hadeuhh..pegel boook. Jadinya beli yang ada aja, cetakan cookies kartun binatang ini. Bentuknya lucu yah, gemes liatnya..mo makan :P Saya sengaja ga banyak kasi taburan keju parut di atasnya, semoga ga nutupin bentuknya

fresh from the oven.. unyu-unyu :D
Kemaren saya bikin beberapa batch. Masing-masing saya kasih timer 25 menit. Tapi ada yang saya keluarin <1 menit sebelum suara kriing ada yang pas suara kriing dan ada yang beberapa menit setelah suara kriing.. Hasilnya ada yang undercook, ada yang overcook (baca: agak gelap gosong) dan ada yang pas menurut selera saya, yaitu yang ada di foto di atas. Seinget saya, ini yang pas banget ama suara kring. Tapi yah, alasannya yakni kelakuan oven itu beda-beda, memang untuk bikin kudapan manis kering ini oven udah harus dipelototin semenjak menit 20an.. Kalo dilihat udah mulai kuning kecoklatan, angkat deh. Kalo matengnya kurang pas meski tetep enak rasanya tapi ga ada sensasi kres-kres kriuknya. Kalo over kesannya kriuk-kriuk dengan citarasa keju pahit (karna gosong :P)

Kue Kastengel
by Chef Degan

Bahan-bahan:
• Blue Band Cake and Cookie 125 gr (saya pake mentega/butter merk lokal)
• Kuning Telur 2
• Tepung Terigu 150 gr
• Tepung Maizena 25 gr
• Keju Edam (parut) 100 gr (saya ganti jadi gouda semua)
• Keju Gouda (parut) 100 gr
• Baking Powder 1/4 sdt

Cara Membuat:
1. Kocok Blue Band Cake and Cookie dan kuning telur sampai putih dan mengembang.
2. Campur terigu dan maizena, ayak, sisihkan.
3. Masukkan keju ke dalam kocokan Blue Band Cake and Cookie, aduk rata.
4. Tambahkan campuran tepung dan baking powder, aduk rata sebentar.
5. Simpan dalam kulkas selama kurang +/- 30 menit.
6. Giling adonan setebal 6 mm dan cetak menggunakan cetakan kastangel.
7. Tempatkan di atas loyang, olesi dengan egg wash, panggang dalam oven dengan suhu 175-180°C selama +/- 25 menit.
8. Setelah dingin, olesi bab atas kudapan manis dengan jeli buah, taburi dengan gula trimis.
9. Sebagai variasi mampu juga di tambahkan taburan keju parut.

EGG WASH:
• Telur 1 butir
• Susu Segar 1 sdm

Selamat mencoba

Disclaimer: Saya tidak menyarankan pake cetakan binatang kaya gini yaahhh, ini juga sama si ayah cetakannya ga boleh dipake lagi, alasannya yakni terang berbentuk makhluk bernyawa soalnya.. Makara sekarang cetakannya buat dipake maenan anak2 ajah :D

Dan tak lupa..
takenbyAyahDindin@JubelParcBrusselsBelgium2014

Jumat, 15 September 2017

Resep Semur Perkedel Daging Khas Banten (Meatball Stew a la Bantenese)

Bismillah..
Nhah, ini nih.. sajian wajibnya keluarga suami untuk tiap 2 hari raya dan hajatan-hajatan penting keluarga. Resepnya turun temurun dan selalu jadi andalan. Masih keinget waktu awal masuk ke dalam keluarga besar suami, ibu mertua masakin ini di rumah untuk welcoming menantu barunya ini. Ihirr.. sayah jadi tersandung eh tersanjung, hihihi..
Masakan ini memang pujian dan favorit keluarga mertua dan anak-anaknya, disajikan mostly hanya ketika momen spesial terutama lebaran. Dan kini, juga menjadi kuliner pujian keluarga kami :)

Setelah menguasai resepnya, barulah saya ngerti kenapa ini kuliner mostly hanya disajikan pas lebaran ato hajatan. Ribet banget boook! Mengingatkan saya pada rendang. Tapi emang yah, kuliner Indonesah yang ribet bin rempong macem inilah yang biasanya justru super nendang. Kalau untuk sehari-hari mah, saya pilih semur bola daging aja. Nhah kalau untuk lebaran, saya bela-belain bikin perkedel daging ini, demi makin disayang suami.. Ahay :D

Semur Perkedel Daging khas Banten 
by Ibu mertua/Jiddah tercintah di Klender :)
note: please find the recipe in English at the bottom of this post

Bahan
500 gr daging giling
250 gr bawang merah, diiris tipis dan digoreng, haluskan (kadang saya hanya pake 150 gr, itu udah nangis2 ngirisnya T_T)
1/4 butir kelapa, diparut dan disangrai, haluskan(saya pakai kelapa parut kering kemasan)
2-3 butir telur ukuran besar
1 sdt garam

Bumbu halus
4 bawang putih
1 sdt ketumbar goreng
1 sdt merica debu (atau lebih)
secuil pala (saya pake 1/2 sdt pala bubuk)

Bahan dan bumbu kuah
4 bawang merah, iris
2 lembar daun salam
1 batang sereh, memarkan
2 cm lengkuas, memarkan
gula+garam+merica secukupnya
air secukupnya
kecap secukupnya

Cara membuat
1. Campur daging giling, bawang merah goreng, kelapa sangrai, telur, garam dan bumbu halus sampai tercampur rata dan mampu dipulung
2. Bentuk bulat-bulat lonjong atau mampu juga dibentuk bola-bola
3. Tumis bawang merah iris, salam, sereh dan lengkuas sampai wangi. Masukkan air dan kecap, didihkan
4. Masukkan perlahan bola-bola daging ke dalam kuah yang sudah mendidih. Biarkan sejenak sampai bola-bola daging kokoh dan masak, jangan pribadi diaduk.
5. Masak sampai bumbu meresap. Tambahkan air dan kecap kalau dirasa kurang
6. Terakhir, cicipi kuahnya. Tambahkan gula, garam dan merica sesuai selera. Angkat

Perkedel daging ini citarasanya gurih manis, dengan sensasi pedas dari merica. Ibu mertua suka pakai banyak merica, katanya kalo ga banyak ga enak. Tapi saya ga mampu pake banyak-banyak, takut belum dewasa kepedesan. Dan biasanya..demi mencapai tekstur yang menyerupai dengan kuliner ibu mertua, saya harus masak dengan api kecil dan agak lamaa.. ga kurang dari 2 jam >.< Itu dihitung dari semenjak kuah mendidih lagi setelah bola-bola daging dimasukkan.
Sebenarnya, kurang dari sejam biasanya daging sudah matang dan mampu dimakan. Tapi bumbu dan kecap belum bener-bener merasup dan teksturnya lebih menyerupai bakso kalo saya bilang, kenyal dan keras. Tapi setelah agak dimasak lagi dengan api kecil agak lama, gres deh tekstur di dalamnya jadi lebih empuk dan warnanya coklat menyerupai di bawah..



Gimana..mau mencoba?

Meatball Stew a la Bantenese
by My beloved Mother-in-law in Klender

Ingredients:
500 gr ground beef
250 gr shallot, chopped and fried, then grinded (sometimes I only use 150 gr)
100 gr shredded coconut, toasted in a pan then grinded
2 large eggs
1 tsp salt

Ingredients/Spices to grind:
4 cloves garlic
1 tsp corriander
1 tsb ground pepper (or more)
1/2 tsp ground nutmeg

Ingredients for the gravy:
4 shallots, chopped
2 bay leaves
1 lemon grass, crushed
2 cm galangal, crushed
salt, sugar and pepper to taste
1 lt water (or more)
Indonesian sweet soy sauce as desired

Directions:
1. Grind all the spices and mix with the first 5 ingredients (ground beef, grinded shallot and coconut, eggs and salt). Make oval balls, the size is as you desired. Set aside
2. Stir fry chopped shallot, bay leaves, lemon grass and galangal until you can smell the aroma. Add in the water and sweet soya sauce. Let it boil
3. When it is boil already, add in the balls carefully. Do not stir until some minutes. Cook until the balls are done. Add salt,sugar and pepper to taste

Note:
This dish should be sweet, savory and peppery. You can add more sweet soy sauce as you desired.
Personally, we like the balls to be very tender and the spice to be infused strongly, so usually we continue to cook the meatballs in the simmering gravy not less thank 2 hours


Resep Brownies Coklat Pisang versi Panggang


Bismillah..
Kalo dalam versi kudapan manis (Rich & Moist Chocolate Banana Bread), perpaduan coklat dan pisang kan udah terperinci maknyusnya tuh. Nhah sekarang pengen nyoba versi browniesnya nih. Resep brownies pisang ini dishare sama empunya resep, mba Endang, dalam versi kukus. Kemudian dibuat ulang oleh banyak food blogger dalam versi kukus dan panggang dengan testimoni yang aduhai..menggoda iman! Eh, menarik hati selera kamsudnya.. :P Ga percaya? Mari meluncur ke blog para suhu yang udah pada nyobain dalam versi panggang:  Hesti's Kitchen, Momylicious, Catatan Nina, Coba-coba Isna dan laen-laen.. Warning: Sebelom klik linknya dan berkunjung, saya sarankan siapkan lap iler duluan, takut ngeces ntar liat poto dan baca testimoninya para suhu :D
Ups, telat ya.. hihihi
Brownies panggang maupun versi kukus sebenernya sama-sama enak dan nyoklaaat, sukaa dua-duanya. Brownies panggang identik dengan brownies yang fudgy dengan shiny crust tipis di luar dan bab dalam yang padat (ato mampu dibilang bantet yah?), chewy dan agak sedikit basah. Nhah kalo brownies kukus teksturnya saya bilang seakan-akan cake. Padat sih, tapi ya padetnya cake. Lebih lembut dan moist. Kalau saya sendiri, kalo disebut brownies ya ekspektasi saya yaitu yang teksturnya brownies panggang. Tapi itu kembali ke selera masing-masing yah..
Lalu bagaimana dengan brownies yang ini? Beneerr kata para suhu sekalian sodara-sodara, enyaak! Nyoklaat dipadu legit pisang dengan aroma yang hmm... lekker! Ini tangan maunya nyomot lagii dan lagii.. Bagi para pecinta banana cake, brownies ini memang recommended.
Lalu bagaimana dengan teksturnya? Brownies ini pas untuk penyuka brownies panggang dengan tekstur yang cakey. Karena penggunaan baking powder yang lumayan banyak (apalagi disarankan pake yang double acting sama empunya resep ya), meski tanpa mikser adonan ini mengembang lumayan banyak. Tapi bagi penyuka brownies panggang klasik yang fudgy atau chewy dan bantet macem selera sayah, baiknya kurangin baking powdernya jadi 1/4 sdt ato diskip saja..

Oiya, saya hanya pake 2 buah pisang, kurang dari resep. Hasilnya alhamdulillah tetep moist. Coba pake sesuai resep yah, pasti lebih moist lagi. Dan saya juga tambahkan gulanya..karena kalo nyoklat tapi ga manis mah namanya bukan browniiies..hihihi. Karena gula dan coklatnya banyak, nongol deh shiny crustnya..tapi bab pinggirnya ngga. Kalo mo di semua permukaan nongol crust nya, mungkin harus ditambahin coklat+gula pasirnya ya.. Tapi yang gini juga udah ok kok menurut sayah, yang penting enyak :D

Brownies Pisang versi Panggang
original source: Endang Just Try & Taste
diubahsuaikan dengan bebas oleh sayah

Bahan
100 gr tepung terigu
1/2 sdt baking powder (bisa kurangi atau diskip)
20 gr coklat bubuk (saya pake VanHouten)
1/2 sdt garam
1/2 sdt vanila bubuk
> campur rata

150 gr dark cooking chocolate
3 sdm mentega
170 gr gula pasir (resep aslinya 125 gr)
2 butir telur ukuran besar
2 1/2-3 buah (300 gr) pisang cavendish (yang benar-benar matang, lumatkan dengan garpu)

Cara membuat:
1. Panaskan oven 180 C. Olesi loyang kotak 20x20 cm dengan margarin/mentega dan alasi loyang  dengan kertas roti biar lebih mudah mengeluarkan brownies dari loyang

2. Panaskan coklat dcc dan mentega dengan cara ditim sampai mencair. Angkat
3. Masukkan gula pasir dan garam. Aduk rata dengan whisk atau garpu sampai gula larut.

4. Masukan telur satu per satu, aduk sampai adonan halus dan mengkilat.

5. Masukkan campuran tepung, aduk asal rata

6. Masukkan pisang, aduk sampai asal rata (di resep asli, pisang dimasukkan sebelum telur)

7. Tambahkan chocochips jikalau suka, aduk rata. Tuangkan ke loyang, ratakan. Taburi dengan choco chips atau almond slice (opsional)



8. Panggang selama 35-40 menit ato sampe tusuk gigi dimasukkan keluar dengan sedikit remah moist yang menempel. Jangan overbaked, brownies mudah sekali kering kalo kelebihan waktu panggangnya meski sedikit


Biarkan di loyang 10 menit sebelum dikeluarkan dan didinginkan di atas rak kawat.

Selamat mencoba ^^
dibantu 2 ajudan langsung sayah..


Resep Lontong


Bismillah..
Makara ceritanya, ini yaitu edisi #yang dibuang sayang. Mo diposting tapi kok ga ada resepnya.. tapi kalo mo dibuang kok ya ga tega.. hehe *nyengir sendiri
Makara intinya, berdasarkan pengalaman yang berkali-kali gagal sebelumnya, kalo mo bikin lontong biar mampu seksi begini maka rasio banyak beras dan ukuran wadah pembungkusnya harus pas. Ohya, berhubung di sini ga ada daon kelapa ato yang jual bungkus ketupat, aku pake pembungkusnya ya plastik. Karena ga berani pake plastik biasa, untuk lontong ini aku pake berasnya yang dijual dalam kemasan plastik yang memang didesain untuk mampu ikut dimasak (direbus).
Saya pakenya beras Thailand, merk Bosto kadang merk Shiwa. Di satu kardusnya ada 8 kemasan per 125 gr. Biasanya orang bule kan bikin nasi cuma sekali-kali, jadi memang dikemas per kali makan satu orang gitu. Dan mereka bikinnya ga pake rice cooker, tapi cuman masukin si plastik kemasan tadi di air mendidih sampe si nasi mateng. Ga ancaman gitu ngerebus plastik? Nhah si plastik kemasan ini udah food grade. Kalo sama BPOM sini mah insyaAllah aku lebih percaya, hehee..
Makara untuk bikin lontong aku juga pake plastik kemasan yang sama, hanya ukurannya dikecilin (dipilet-lipet salah satu sisinya) dan merebusnya lebih lama. Kemaren kira-kira 1 jam 15 menit (dengan api kecil) semenjak mendidih untuk menerima tekstur lontong yang kaya di foto ini.. Untuk beras 125 gr pembungkusnya harus aku kecilin jadi kira-kira seukuran 10x10 cm..
Setelah kira-kira padet, ditiriskan dan diangin-angin hingga benar-benar masbodoh kemudian dimasukkan kulkas. Pas mau dihidangkan dikeluarkan di suhu ruang atau mampu dihangatkan di microwave.
Lontong kemudian dipotong-potong dan disajikan bersama opor ayam, perkedel daging dan sayur godog lebaran ala mertua.. Aiihh, mantab maak. Makara deh kita lebaran :D :D

gapapa..kan abis puasa sebulan..kekeke

Resep Nasi Kebuli Kambing dengan Rice Cooker


Bismillah..
Siap-siap diprotes dulu sama para pecinta nasi kebuli nih.. apalagi sama tukang nasi kebuli beneran. Ngebayangin mereka kompak komplen, 'Kok warnanya begini?? Ini mah bukan nasi kebuliii..!'
Dan aku pun pasrah ajalah..wkwkwk
Penampakan nasi bikinan aku ini memang kurang gelap untuk ukuran nasi kebuli, tapi alamaak rasanya mantab!
Lumayanlah mampu jadi tombo kangennya si ayah yang lagi terngiler-ngiler sama sajian khas Betawi, yang berasal dari turunan Arab - India di Indonesia ini. Maklum, gres saja adek ipar posting sebungkus nasi kebuli yang ia beli. Ugh! *lap iler.. Ga kenal nasi kebuli? Cobain deh, gurih kaldu dan kaya rempah dengan aroma yang khas. Aselinya memang memakai kaldu kambing dalam memasaknya, tapi mampu juga lho diganti jadi ayam.
Sama kaya sumber resep yang aku pake ini, blio juga pake ayam kok, instead of kambing. Tapi berhubung aku lagi ada stok daging kambing, dan kami ini juga para pecinta kambing *embeek*, maka aku pilih untuk pake versi original, ialah nasi kebuli kambing. Yok maree, kita pribadi aja ceki-ceki resepnya..

Nasi Kebuli Kambing dengan Rice Cooker
adapted from Endang, Just Try & Taste

Bahan:
600-700 gr daging kambing (dengan tulang), sudah dipotong-potong
1 sdt garam
1 kg beras, basuh bersih
air secukupnya untuk menanak nasi
1 butir bawang bombay, belah dua dan iris tipis

Bumbu Halus:
10 butir bawang merah
5 butir bawang putih
1/2 butir pala
4 cm jahe
1 sdm ketumbar, sangrai (saya 2 sdt)
1 sdt merica, sangrai
1/2 sdt jintan, sangrai

Bumbu lainnya:
3 batang kayu manis (saya pake 1 batang)
3 batang sereh, ambil bab putihnya dan memarkan (saya pake 1 batang)
8 butir cengkeh
4 butir kapulaga (saya skip, ga punya)
3 butir kembang lawang (saya skip, ga punya)
2 sdm garam
1 sdt kaldu debu (saya skip)

Pelengkap:
bawang goreng
1 sdm kismis (opsional)
acar wortel-timun-nenas

Cara membuat:
1. Rebus daging kambing sampai empuk. Angkat dan tiriskan, sisihkan kaldunya.
2. Tumis bumbu halus bersama cengkeh, kapulaga, sereh, kayumanis dan kembang lawang sampai harum dan bumbu matang. Ambil 3/4 bab dari bumbu untuk dimasukkan ke dalam air kaldu. Sisakan 1/4 bab di wajan untuk membumbui kambing
3. Masukkan kepingan daging kambing ke dalam wajan yang berisi 1/4 bab bumbu. Tambahkan 1 sdt garam dan air secukupnya. Masak sampai air dan bumbu meresap, kemudian goreng kambing.
4. Masukkan beras dalam rice cooker. Tambahkan kaldu yang sudah dibumbui, beri 2 sdm garam, aduk rata. Tambahkan air secukupnya (jika perlu) untuk menanak nasi. Nyalakan rice cooker
5. Setelah matang, segera aduk nasi dalam rice cooker supaya tidak menggumpal. Tutup lagi, biarkan dalam keadaan 'warm' sampai 10-15 menit supaya tanak.

Note:
mampu ditambahkan minyak samin untuk aroma yang khas
mampu juga air kaldu dicampur dengan santan/susu
semoga penampakan dan aromanya lebih manteb lagi, pake semua rempah yaa..jangan dikurang-kurangin kayak aku :D

Nasi kebuli siap disajikan bersama kambing goreng dan acar.

Selamat mencoba :)

Resep Ikan Bakar / Panggang Pedas dengan Teflon (Pan-Grilled Fish with Chili Coconut Sauce)

{scroll down for recipe in English}


Bismillah..
Ikan bakar ini relatif simpel dan mudah dibuat. Dengan materi dan bumbu yang sama, mampu juga dibakar dengan panggangan supaya 'dapet' aroma bakarannya. Tapi kalo lagi ga pengen ribet, dibakar/panggang diatas kompor pun ga masalah. Kalo saya, ibarat biasa, pake teflon sajah..
Bakarnya pake teflon mulu mbaak? Ga punya grill yah? He'eh.. *nyengir *trus ngarep dikasih :D

Masakan ini aku bikin atas request si ayah. Mungkin lagi pengen variasi dari ikan bakar favorit kami yang biasanya aku bikin bumbu kecap. Kalo udah pak bos yang request, harus diturutin lah ya.. agar bonus alias uang jajannya lantjar! ahahaay..
Resepnya terinspirasi dari kuliner ikan panggang bundo sari. Sayang doi ga tulis-tulis resepnya, huhuhu..jadi ini aku pake resep kira-kira sajah. Saya bikin ibarat bumbunya ayam bakar bumbu rujak. Hasilnya? Alhamdulillah rasanya joss gandosss. Gurih, sedikit sensasi manis-asem dan tentunya pedees! Meski kuliner ini lumayan pedes, tapi bikin nagih. Aisyah aja sampe minta lagi-minta lagi lho. Dimaemnya pake nasi putih anget-anget, wahlah.. Yasud, mari kita catet aja resepnya..


Ikan Bakar Bumbu Rujak ala Mama Aisyah
inspired from bundo Sari

Bahan:
1/2 kg ikan mackerel India (baca: ikan kembung)
1 batang sereh, memarkan
2 cm jahe, memarkan
2 lembar daun salam
1 sdt garam
1/2 sdt gula pasir
1 sdt gula jawa sisir
secuil asem jawa
kurang lebih 150 ml santan 

Bumbu halus:
5 bawang merah
3 bawang putih
2-3 butir kemiri
1 sdt ketumbar
2 cabai merah besar (tambahkan cabe rawit jikalau suka pedas)

Cara membuat:
1. Bersihkan ikan, lumuri dengan jeruk nipis/lemon. Diamkan 15 menit kemudian bilas bersih
2. Tumis bumbu halus bersama sereh dan jahe sampai amis dan matang. Masukkan sisa materi kecuali ikan. Didihkan
3. Masukkan ikan. Masak sampai bumbu dan air santan habis menyerap kurang lebih 20 menit dengan api sedang.
4. Panaskan teflon sampai benar-benar panas (olesi dengan sedikit minyak goreng). Bakar ikan di atas teflon, bolak balik di kedua sisinya sampai tingkat kegosongan yang Anda inginkan

Sajikan dengan nasi hangat dan lalapan.

Berhubung lagi ga punya lalapan (hiks!), kami makan ikan ini dengan tumis bayam bumbu tauco yang ternyata..yummm! enyaak juga! :D

Dah..ayo dicoba. Jangan diliatin aja, gak bakalan kenyang..hihihi..



Spicy Pan-Grilled Fish with Chili Coconut Sauce
inspired from bundo Sari

Ingredients:
500 gr mackerel fish (or any fish you like)
1 lemon grass, crushed
2 cm ginger, crushed
2 bay leaves
1 tsp salt
1/2 tsp sugar
1 tsp sliced palm sugar
a piece of tamarind
150 ml coconut milk

Spices to grind:
5 shallots
3 cloves garlics
2-3 candle nuts
1 tsp corriander
2 big red chilis

Directions:
1. Clean the fish (you may marinade the fish with some lemon juice to lessen the fishy smell for 15 minutes, then rinse)
2. Stir fry the spices with the lemon grass, bay leaves and ginger until you can smell the aroma. Add in the remaining ingredients, except the fish. Let them boil
3. Add in the fishes. Continue cooking until the spices and the coconut milk infused around 20 min with medium heat.
4. Preheat a pan until it's hot enough (butter the pan lightly or you can use cooking oil). Grill the fish on the pan until both sides are crispy and dry.

Best served with rice and lalapan (raw vegetables salad)

Resep Mango-Strawberry Smoothie


Bismillah..
Perasaan postingan aku kok lebih banyak yang enak-enak yah.. Tau kan yang enak itu maksudnya yaa kalo gak yang lemak tinggi..kolesterol tinggi..ya yang gulanya tinggi. Heheu..maap yah sodara-sodara.. T_T
Demi mengimbangi resep-resep yang demikian, aku mau share resep smoothies nih
Smoothies ini cocok untuk diet para ibuk-ibuk yang (masih) melar pasca melahirkan menyerupai saya. Seperti sayah? Yoiiih..9 bulan kan masih boleh dibilang gres yah.. *pembenaran >.<
Selain enak dan seger, smoothie ini juga mengenyangkan. Kaya vitamin, mineral dan tentu saja serat. Cocok buat sarapan..buat selingan ato gantinya snack ringan juga wokeeh..
Oh ya, untuk hasil yang lebih creamy lagi, pake pisang beku dan ga usah pake es batu. Potong-potong dulu piisangnya sebelum masuk freezer tapi ya.

Mango Strawberry Smoothie

Bahan
1/2 buah mangga, potong
1 mangkok kecil strawberry
1 buah pisang, potong
4 kotak es batu
3-4 sendok yoghurt

Cara membuat
Blender semua materi sampai smooth & thick. Sajikan

Selamat mencoba ^^






Kamis, 14 September 2017

Resep Kepiting Saus Padang


Bismillah..
Saya masak kepiting pertama kali pake resep ini. Dan semenjak itu, resep ini pribadi jadi andalan dan masuk ke buku primbon resep saya. Ternyata mbikin kepiting saus padang itu gampaaang...dan rasanya udah nyaingin resto seafood favorit aku yang di kelapa gading sonoh. Ehh..beneran lhoh. Sampe-sampe kalo lagi belanja ke Kam Yuen, si ayah maunya ngambil beli kepiting terus, minta dibikinin ini lagi. Terakhir ini dimasakin, bukan kebanggaan lagi, nggombalnya pun pribadi keluar. Katanya, mama itu bagaikan matahari. Karena kalau udah muncul matahari, sinar dan cantiknya bintang-bintang itu jadi ga ada artinya. Lha trus apa hubungannya ama si kepiting saos padang ini??? entahlah.. #eaaa.. hahaha *tepok jidat

Yasudah..mari kita kembali ke resep. Bahan-bahan untuk membuat kuliner ini juga mudah, bahkan mungkin sudah siap tersedia semua di dapur sodara-sodara sekalian. Emm..kecuali kepitingnya kali yah :D
Resepnya aku ambil dari gugling duluuu kala.. sayang ga kecatet sumbernya di buku primbon saya. Barusan aku cek google, resep yang sama udah banyak beredar di blog resep abal-abal yang sepertinya hasil copy-paste. Teruntuk empunya resep yang mengunggah resepnya di dunia maya pertama kali, barakallahu fiihim. Terimakasih banyak-banyak.. mungkin bukan hanya saya, tapi banyak orang yang sudah memanfaatkan resep yang joss gandoss ini..


Kepiting Saus Padang

Bahan
1 kg kepiting
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
1 butir telur, kocok lepas
4 sdm saus tiram
5 sdm saus tomat
3 sdm saus sambal
3/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
1 sdt merica bubuk
200 ml air kaldu (bekas merebus kepiting)
daun bawang untuk garnish

Bumbu Halus
5 bawang merah
3 siung bawang putih
2 cm jahe
1/2 sdt kunyit bubuk
3 butir kemiri
2 cabai merah besar (tambahkan cabai keriting dan rawit kalau ingin lebih pedas

Cara Membuat
1. Bersihkan kepiting. Potong-potong kemudian rebus sampai berubah warna, tiriskan. Simpan air kaldunya
2. Tumis bumbu halus bersama daun salam dan daun jeruk sampai harum. Masukkan kepiting dan semua sisa bahan.
3. Masak sampai kuah mengental dan bumbu menyerap. Cicipi, angkat.

Note:
Setelah direbus dan sebelum dimasak bersama bumbu, kepiting mampu dikeprek dulu semoga bumbu masuk ke dalam dan meresap ke bab dagingnya.


Selamat mencoba :)

Resep Perfect Vanilla Cupcake with Fresh Blackberry Cream Cheese Frosting (super moist & fluffy!)

{scroll down for recipe in English}



Bismillah..
Satu hari, si eneng Hasna tiba-tiba heboh lari keluar dari kamar sambil ngecipris
Hasna: 'Mamaa..mamaa..mau besyde keeikk..yang ada kendey.. saya maunya kado lalalupsyileen.. iya mamaaa? nanti saya klos you aaais..open you aaaissy..puhpraaiis..! iya mamaa?'
Mama: *bengong level 17..
Bisa nangkep maksudnya sodara-sodara? Sama..emaknya juga nggak, perlu beberapa menit buat nerjemahin bahasanya yang campur-campur dan cadel itu >.<

Usut punya usut, ternyata beliau abis nonton Lalaloopsy, kartun favoritnya, episode birthday party. Lalu beliau terinspirasi untuk bikin birthday party yang sama. Dan rengekan yang tadi beliau maksud ternyata kaya begini: 'Mamaa..mamaa..mau birthday cake..yang ada candle.. saya maunya kado lalaloopsy land.. iya mamaaa? nanti saya close your eyes..open your eyes..surpriiise..! iya mamaa?'
Hadeeeuh..anak korban youtube..T_T
Sampe beberapa hari beliau keukeeuh ngerengek sebab ga kita iya-in. Direngekin mulu, emaknya pun luluh juga.. Akhernya disepakati, mama bikinin cupcake dan ayah beliin kado. Tapi dengan catatan, no party, no candle dan ini bukan dalam rangka birthday tapi sebab kami sayang Hasna..
Itu ceritanya kira-kira seminggu yang lalu.. dan gres kemarin hasilnya saya eksekusi, heheu :P
Saya kasih Hasna surprise cupcake dengan frosting warna purple ke-pink2-an kesukaannya lengkap dengan sprinkle yang banyak. Duuh, sumringah banget wajahnya, Aisyah juga. Emam cupcakenya dihayati banget. Frostingnya dijilatin dulu kaya makan es krim.. :D

Sekarang, saya yang harus terima kasih sama Hasna nih. Kalo ga sebab rengekannya, saya ga nemu dan nyobain resep cupcake yang enak banget ini. Benerannn.. S.U.E.R! (baca: swear) Ini vanilla cupcake paling enak yang pernah saya makan. Teksturnya lembuuut, empuk, fluffy dan ringan dengan rasa vanilla yang juga haruuum. Super moist dan manis cupcakenya pas. Eh..saya kalo nulis resep selalu provokatif ya? Hihihi.. Ya sebab emang blog ini gantinya buku primbon resep saya. Makara ya cuman resep-resep baiklah yang diterima selera kami sekeluarga yang dicatet di blog ini.
Hanya satu hal yang mau saya revisi kalo saya bikin lagi, saya harus bikin 2 batch frosting! Satu untuk belum dewasa sesuai resep, satu lagi yang dikurangin gula halusnya buat saya. Karena buat saya agak kemanisan. Yaa..biar kalo saya mo nambah cupcake yang ke-3 tanpa perasaan bersalah gitu..kekeke..



Saya nemu resep ini di salah satu blog yang sekarang jadi salah satu blog favorit saya, Natasha's Kitchen. Kepincut liat fotonya yang bikin ngiler dan testimoni juga rating dari para pembacanya yang udah pada nyobain. Wes..pokoknya ga bakalan nyesel repot-repot bikin cupcake ini, sebanding dengan hasilnya..
Oh ya, ternyata mba Sashy udah lama nyobain duluan resep ini. Untuk frostingnya, blio memilih blueberry sedang saya kebetulan pakenya blackberry..

Perfect Vanilla Cupcake
source: Natasha's Kitchen
diterjemahkan bebas oleh saya

Bahan
1 1/4 cups cake flour *
1 1/4 sdt baking powder
1/2 sdt baking soda
1/2 sdt garam
2 telur ukuran besar
3/4 cup (150 gr) gula pasir
1 1/2 sdt ekstrak vanila (usahakan ga pakai yang imitasi ya, semoga lebih enak rasa dan anyir harumnya)
1/2 cup (120 ml) minyak canola **
1/2 cup (120 ml) buttermilk ***

*) saya pake 1 1/4 cup (160 gr) tepung terigu serbaguna yang dikurangi 2 sdm kemudian diganti 2 sdm tepung maizena
**) saya pake minyak sayur
***) saya pake homemade buttermilk = 120 ml susu cair + 1/2 sdm perasan nipis atau lemon, diamkan 15 menit

Cara membuat:
Panaskan oven 175 derajat C dan alasi loyang muffin dengan cupcake liner
1. Campur tepung + baking powder + baking soda+ garam. Ayak, sisihkan.
2. Kocok telur dengan electric mixer kecepatan sedang selama 15-20 detik
3. Tambahkan gula, kocok kecepatan sedang 30 detik
4. Tambah vanila dan minyak, kocok 1 menit
5. Kurangi kecepatan mixer ke rendah, tambahkan pelan separuh campuran tepung. Tambahkan separuh buttermilk, kemudian sisa tepung kemudian sisa buttermilk. Kocok hanya hingga tercampur rata. Jangan overmix. Adonan agak encer
6. Tuangkan ke loyang. Isi hanya kira-kira 1/2 full
7. Panggang 12-14 menit (saya19 menit). Biarkan cuek di loyang beberapa menit, gres pindahkan
8. Setelah benar-benar dingin, gres mampu diberi frosting

Resep cupcake ini untuk 15 cupcake, tapi kemarin saya jadi 16 cupcake. Mungkin sebab saya kelamaan ngocoknya jadi adonan terlalu ngembang :D Ga masalah, dapet bonus 1 cupcake
fresh from the oven

Blackberry Cream Cheese Frosting Recipe
source: Natasha's Kitchen
diterjemahkan bebas oleh saya

Bahan
113 gr mentega tawar, suhu ruang
180 gr gula abu (kurangi jikalau tidak terlalu suka manis)
1/8 tsp garam
226 gr cream cheese, suhu ruang, dipotong 8 bagian
15 buah blackberry, diblender (bisa diganti buah berry yang lain)
beberapa blackberry untuk garnish

Cara membuat:
1. Blender blackberry kemudian saring bijinya. Sisihkan
2. Campur mentega dan gula abu dan garam, kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur kira-kira 2 menit. Awalnya menyerupai gamau tercampur (bergerindil), teruskan mengocok. Jika sudah mulai tercampur dan menyatu tambah kecepatan mixer dan lanjutkan hingga pucat dan ringan (2-3 menit)
3. Tambahkan cream cheese bertahap dan kocok rata tiap kali penambahan. Jika semua sudah tercampur, suplemen 2 menit lagi hingga lembut dan halus.
4. Tuangkan pure blackberry (saya hanya 7 sendok sebab tidak mau terlalu gelap ungunya), kocok lagi hingga rata. Masukkan ke dalam kulkas 10 menit sebelum digunakan


Takut gagal menghias cupcake dengan frosting menyerupai ini? Samaaa.. saya juga ga jago. Kalo mo nonton tutorialnya, Natasha juga punya videonya lho.. Saya tonton berulang. Kayanya kok gampang..Pasang tip (ujungnya), masukin frosting ke piping bagnya, trus set..set..set..kelar. Giliran saya nyobain, alamakjaaan.. mana lamaa, belepotan pula disana sini. Hahaha.. But truly, practice makes perfect. Kalo ga pernah njajal ya ndak bisa-bisa :D
Saya ga punya tip ga punya piping bag, jadi cuman pake plastik trus digunting ujungnya, hehe.. kliatan ya, amatirnya.. tapi masih mampu dibilang cupcake kan yaa.. tambahin sprinkle dikit juga beres, jadi keliatan cantik. Hihihi..


Selamat mencoba ;)
English Version

Perfect Vanilla Cupcakes
source: Natasha's Kitchen
makes 15 cupcakes

Ingredients
1 1/4 cups cake flour *
1 1/4 tsp baking powder
1/2 tsp baking soda
1/2 tsp salt
2 large eggs
3/4 cup (150 gr) sugar
1 1/2 tsp pure vanilla extract
1/2 cup (120 ml) canola oil/vegetable oil
1/2 cup (120 ml) buttermilk **

*) I used 160 gr all purpose flour, the I replace 2 tbsp of the all purpose flour with 2 tbsp corn flour
**) homemade buttermilk = 120 ml milk + 1/2 tbsp lemon juice, let sit for 15 minute to thicken

Directions
Preheat oven to 350 F (175 C) and line a muffin pan with cupcake liners
1. In a medium bowl, whisk together flour, baking powder and baking soda and salt. Set aside
2. With an electric mixer, beat eggs with whisk attachment on medium speed for 15-20 seconds
3. Add sugar and continue to beat on medium speed for 30 seconds
4. Add vanilla and oil and beat for 1 minute.
5. Reduce speed to medium/low and slowly add about half of the flour mixture. Add half of the buttermilk, then rest of the flour and the rest of the buttermilk. Beat until just combined and smooth, scraping down the sides and the bottom of the bowl. The batter should be thin.
6. Pour into the pan, fill about 1/2 full
7. Bake for 12-14 min (I did 19 min). Let them cool for a couple minute before removing from pan
Let cool completely before piping the frosting

Blackberry Cream Cheese Frosting
source: Natasha's Kitchen

Ingredients
1 stick (113 gr) unsalted butter, at room temp
1 1/2 cups (180 gr) powdered sugar
1/8 tsp salt
1 stick (226 gr) cream cheese, at room temp and cut into 8 pieces
1/2 cup (15 pieces) blackberries

Directions
1. Puree blackberries, then strain them through. Set the puree aside.
2. Mix butter and powdered sugar and salt on low speed until combined, around 2 min. Once the mixture is combined, increase to medium-high speed and beat until the cream is pale and creamy (2-3 min)
3. Add cream cheese one at a time and mix until combined. Once all the cheese is mixed in, continue to beat 2 more minutes until fluffy, scraping down the bowl as necessary.
4. Pour blackberry puree over frosting and mix until well incorporated
Refrigerate frosting 10 minutes before using